Inspirasi Mengharap Rizki

Inspirasi Mengharap Rizki

Rizki setiap orang sudah diatur oleh Allah SWT. Sebagai manusia, mereka hanya berusaha dan bersyukur atas apa yang telah dimiliki. Membahas tentang Rizki, uang ataupun penghasilan bukanlah satu-satunya bentuk Rizki. Sebab, segala sesuatu yang telah didapat setiap manusia di muka bumi adalah apa yang dimaksud dengen Rizki itu sendiri. Kita tidak pernah tahu jatah masing-masing setiap manusia, karena itu menjadi salah satu rahasia ilahi. Jika soal sumber Rizkinya, tentu itu adalah bentuk anugerah yang diberikan Allah SWT kepada makhluknya. Ada banyak faktor yang membuat Rizki itu bertambah atau berkurang, termasuk di dalamnya doa dan ikhtiar. Akan tetapi, jangan pernah pula melupakan kehalalan dan keberkahan Rizki tersebut. Allah SWT memberikan setiap Rizki ke umatnya melalui berbagai cara. Ini pun telah disampaikan dalam Al-Quran. Dilansir dari berbagai sumber, Rizki itu beragam. Berikut ragam Rizki tersebut, diantaranya: (1) Rizki yang telah dijamin Allah SWT (QS.11:6); (2) Rizki karena bersyukur (QS. 14:7). (3)  Rizki karena berusaha (QS. An-Naim [39]:41); (4) Rizki karena anak, cucu, dan keluarga (QS. 17: 31); (5) Rizki karena menikah (QS. 2: 245); (6) Rizki karena menikah (QS. 24: 32); (7) Rizki berkat banyak Istighfar (8) Rizki yang tidak terduga.(QS.65: 3). Yu kita kupas satu persatu:

  1. Rizki yang telah dijamin Allah SWT

Allah SWT memang telah mengatur Rizki setiap umat-Nya. Maka dari itu, jangan pernah khawatir dengan apa yang belum kamu dapatkan, bisa jadi Allah SWT akan memberikan yang lebih baik dari apa yang kamu ingini. Allah SWT berfirman dalam QS. Hud ayat 6 yang artinya: “Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi Rizkinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh mahfuzh).” (QS. Hud [11]:6).

  1. Rizki karena bersyukur

Segala sesuatu yang telah kamu dapati di dunia ini, itu jelas bersumber dari Allah SWT yang Maha Pemberi. Oleh karenanya, kita sebagai manusia patut mensyukuri nikmat yang telah diberikan. Dari hal itu, inshaallah Rizki akan terus mengalir kepadamu. ALlah SWT berfirman dalam QS. Ibrahim ayat 7 yang artinya: “Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.” (QS. Ibrahim [14]:7).

  1. Rizki karena berusaha

Diam saja tanpa melakukan apa pun, Rizki tidak akan datang. Selain bersyukur, berusaha untuk mendapatkan Rizki tentunya dengan cara yang halal perlu dilakukan, seperti bekerja. Sebab, kita tidak akan bisa memperoleh sesuatu tanpa usaha. Dan kita semua tahu, bahwa usaha tidak akan pernah mengkhianati hasil. Allah SWT berfirman dalam QS. An-Naim auat 39-41 yang artinya: “Dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya. Dan bahwasanya usaha itu kelak akan diperlihatkan (kepadanya). Kemudian akan diberi balasan kepadanya dengan balasan yang paling sempurna.”(QS. An-Naim [39]:41).

  1. Rizki karena anak, cucu, dan keluarga

Sumber Rizki bisa datang dari mana saja, termasuk dari keluarga. Jadi, jangan pernah meragukan mereka ya. Apalagi berpikir kalau mereka menyusahkan. Jangan pernah! Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Isra ayat 31 yang artinya: “Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut kemiskinan. Kamilah yang akan memberi Rizki kepada mereka dan juga kepadamu. Sesungguhnya membunuh mereka adalah suatu dosa yang besar.” (QS. Al-Isra [17]: 31).

  1. Rizki dari sedekah

Allah SWT akan memberikan balasan bagi mereka yang selalu menyisihkan sedikit hartanya untuk bersedekah. Jika kamu bersedekah, siapa tahu yang menerima sedekah tersebut pasti akan mendoakanmu supaya diberikan Rizki yang melimpah. Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Baqarah ayat 245 yang artinya:

Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan meperlipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (Rizki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan.” (QS. Al-Baqarah [2]: 245).

  1. Rizki karena menikah

Salah satu pintu Rizki adalah dengan menikah. Jika banyak lajang khawatir soal rejeki, maka Allah SWT telah menyatakan akan memberi kemampuan bagi setiap hamba-Nya yang menikah.  Allah SWT berfirman dalam QS. An-Nur ayat 32 yang artinya: “Dan kawinkanlah orang-orang yang sedirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. An-Nur [24]: 32)

  1. Rizki berkat banyak istighfar

Di saat kita sedang mengalami banyak kesulitan, beristighfar menjadi salah satu cara untuk mendapatkan kemudahan. Allah SWT berfirman dalam QS. Nuh ayat 10-12 yang artinya: “Maka aku katakan kepada mereka: ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun. Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, Dan membanyakkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.”(QS. Nuh [71]:10-12).

  1. Rizki yang tidak terduga

Rencana Allah SWT sudah selalu yang terbaik, termasuk Rizki bagi setiap orang. Sekalipun kamu sedang kesulitan, misal dalam finansial, jangan pernah ragukan kekuasaan Allah SWT. Sebab, Rizki bisa datang dari hal yang tidak terduga. Allah SWT berfirman dalam QS. Ath-Thalaq ayat 3 yang artinya: “Dan memberinya Rizki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki) Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.” (QS. Ath-Thalaq [65]: 3)

Itulah ragam-ragam inspirasi untuk Rizki berdasarkan apa yang tercantum di dalam Al-Quran.

Leave a Reply

Your email address will not be published.